Jumat, 04 April 2014

SEJARAH BERDIRI PONDOK PESANTREN FATHUL AINYAH ( Cot Lipah )

IDENTITAS PASANTREN

Program                                 : Budidaya tanaman padi
Pasantren pengolola              : Fathul Ainyah
Nama Pimpinan                      : Tgk H .MUNIR AJALIL
Alamat                                    : Desa Dayah Baroh  Kecamtan Ulim Kabupaten
                                                  Pidie Jaya
Kontak Person                       : Hp 085277094338 

Aceh sebagai wilayah pertama yang menerima kehadiran Islam dikawasan Asia Tenggara sejak abad pertama Hijriah, merupakan kawasan dimana masyarakatnya memiliki karakteristik yang berlainan dengan masyarakat sekelilingnya. Keunikan karakteristik budaya tersebut berdasarkan penelaahan pakar – pakar budaya, yang disebabkan oleh pengaruh Islam yang sangat kuat sekali dalam proses pembentukan budaya. Bahkan Islam menjadi Asas bagi pembinaan budaya itu sendiri. Keadaan tersebut sekaligus menjadi sentral pembentukan karakter individu yang telah berkembang sejak Islam menampakkan diri diujung pulau sumatera ini adalah yang hari ini akrab dengan sebutan DAYAH di Aceh atau PESANTREN.
Suatu Institusi pendidikan Islam dalam masa yang sangat lama sekali telah merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang berperan aktif membina keteguhan Iman, Akhlak, semangat jihad dan keilmuan masyarakat. Hari ini lembaga pendidikan ini masih memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat, walaupun system pendidikan sekuler telah berdiri dimana- mana. Tantangan budaya modern yang berkembang sejak zaman penjajahan di Aceh tidak dapat dihindari telah mengikis kepribadian masyarakat terutama generasi mudanya. Disini Dayah sekali lagi membuktikan dirinya sebagai suatu lembaga yang berupaya mengendalikan kelanjutan perkembangan itu dengan menghindari pengaruh budaya asing (barat) dan menyiram kegersangan Bathin generasi muda yang menjadi korban sekulerisme budaya modern tersebut..
Aceh telah memenuhi panggilan nurani dan bertujuan untuk tetap mempertahankan lembaga pendidikan ini yang ternyata sangat didambakan kelestariannya oleh masyarakat. Tentu saja merespon kecenderungan umum modernisasi sejauh yang dapat dipahami dan mendapat persetujuan dari Islam. Justru karena itu kita mempunyai suatu tanggung jawab yang sangat besar untuk mempertahankan kelangsungan peran aktifnya Dayah ditengah-tengah masyarakat, sehingga menjadi benteng pertahanan keimanan dan ketaqwaan umat.




Sehingga pada tahun 1928 Tgk.Muhammad Adam (alm) mendirikan sebuah Lembaga Pendidikan Islam yang diberikan nama Fathul Ainyah yang maknanya membuka mata. Yang berlokasi didesa Dayah Baroh kemukiman Paya Seutui Kecamatan Ulim Nanggroe Aceh Darussalam.

Kemudian setelah beliau meninggal dunia, Dayah Fathul Ainiah pimpin oleh cucu belia Tgk.H.Munir Ajalil sejak tahun 1985. beliau menggerakkan kembali Dayah ini dengan membenahi sarana dan prasarananya, dan dengan berkat dukungan semua pihak pesantren ini mulai berkembang dan maju dengan jumlah santri yang lumayan banyak yang hingga saat ini berjumlah 330 Orang.


                                                                                   Tgk H.MUNIR AJALIL
                                                                                    (  Pimpinan  )